Anomali Coffee di Senopati telah direnovasi dan susunan ruangannya menjadi rada-rada anomali gitu, ruangan merokok yang ada dua ruangan dan bikin jauh kalau mau memesan menu tambahan. Lokasi toilet yang harus melewati 'gas chamber' bisa membuat orang asma was-was jika ingin menunaikan kewajiban dikamar kecil. Mungkin ada toilet lain tapi saya belum sempat menyelidikinya (mungkin next time).
Kopinya tetap enak seperti biasa, Kebiasaan saya memesan Flat White dan karena tidak ada dimenu mereka memberikan Cafe Au Lait yang memang masih saudaraan.
Bacon and Cheese yang biasa aja karena mereka menggunakan entah bacon apa itu dan cheese yang mungkin dibeli di indomaret, tetapi rasa-rasanya masakan lainnya seperti pasta tampak lebih menarik secara rasa dan penampilan. Mungkin berikutnya kalau butuh cemilan saya akan mengambil roti-roti yang ada di display dan kalau butuh makanan berat sebaiknya memesan sesuatu yang dimasak, karena sandwichnya tidaklah memuaskan.
- 6 Agustus 2013 -
Ini penjelasan dari Wikipedia, sebenarnya saya juga ga ngerti-ngerti amat soal campuran dan tehniknya. Tetapi sejak pertama memesan Flat White kok rasanya campurannya rasanya pas, jadi seringkali saya memesan kopi jenis ini tanpa melihat daftar menu lagi.
Café au lait (French pronunciation: [kafe o lɛ] "coffee with milk") is a French coffee drink. The meaning of the term differs between Europe and the United States; in both cases it means some kind of coffee with hot milk added.
A flat white is a coffee beverage developed in Australia and New Zealand in the 1980s.[1][2] It is prepared by pouring microfoam (steamed milk from the bottom of a pitcher) over a single or double shot of ristretto espresso. It is similar to the latte and the café au lait although smaller in volume, having a higher proportion of coffee to milk, and more velvety in consistency.
View Larger Map
Kopinya tetap enak seperti biasa, Kebiasaan saya memesan Flat White dan karena tidak ada dimenu mereka memberikan Cafe Au Lait yang memang masih saudaraan.
Bacon and Cheese yang biasa aja karena mereka menggunakan entah bacon apa itu dan cheese yang mungkin dibeli di indomaret, tetapi rasa-rasanya masakan lainnya seperti pasta tampak lebih menarik secara rasa dan penampilan. Mungkin berikutnya kalau butuh cemilan saya akan mengambil roti-roti yang ada di display dan kalau butuh makanan berat sebaiknya memesan sesuatu yang dimasak, karena sandwichnya tidaklah memuaskan.
- 6 Agustus 2013 -
Ini penjelasan dari Wikipedia, sebenarnya saya juga ga ngerti-ngerti amat soal campuran dan tehniknya. Tetapi sejak pertama memesan Flat White kok rasanya campurannya rasanya pas, jadi seringkali saya memesan kopi jenis ini tanpa melihat daftar menu lagi.
Café au lait (French pronunciation: [kafe o lɛ] "coffee with milk") is a French coffee drink. The meaning of the term differs between Europe and the United States; in both cases it means some kind of coffee with hot milk added.
A flat white is a coffee beverage developed in Australia and New Zealand in the 1980s.[1][2] It is prepared by pouring microfoam (steamed milk from the bottom of a pitcher) over a single or double shot of ristretto espresso. It is similar to the latte and the café au lait although smaller in volume, having a higher proportion of coffee to milk, and more velvety in consistency.
View Larger Map



Comments
Post a Comment